Makassar, 6 Juni 2026 – Program Tumbuh Bersama: Penguatan Kapasitas Jejaring Perdamaian 2026 sukses menyelenggarakan kelas perdana dengan tema Facilitating for Change pada Sabtu (6/6) di KITA Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama bagi anggota jejaring perdamaian untuk memperkuat kapasitas dalam memahami dan mempraktikkan fasilitasi sebagai pendekatan yang mendukung perubahan sosial yang inklusif dan partisipatif.
Kelas yang menghadirkan Rahmat HM, Director/Facilitainer di Communication Matter, ini diawali dengan sesi perkenalan dan berbagi pengalaman antar peserta. Dalam sesi tersebut, peserta diajak untuk menyampaikan alasan dan motivasi mengikuti program Tumbuh Bersama, sekaligus berbagi harapan dan kekhawatiran yang mereka miliki selama mengikuti proses pembelajaran. Suasana yang terbuka dan reflektif sejak awal kegiatan menjadi fondasi untuk membangun ruang belajar yang aman dan kolaboratif.
Memasuki sesi materi, peserta diajak untuk memahami makna fasilitasi serta peran seorang fasilitator dalam mendukung proses belajar dan perubahan. Diskusi kemudian berlanjut pada pembahasan mengenai perbedaan antara guru, trainer, dan fasilitator. Melalui dialog interaktif, peserta mengeksplorasi perbedaan ketiganya dari berbagai aspek, mulai dari arah komunikasi, peran dalam proses pembelajaran, indikator keberhasilan, hingga pendekatan kurikulum yang digunakan.
Selain itu, peserta juga mempelajari berbagai prinsip dasar fasilitasi yang menjadi landasan dalam menciptakan proses belajar yang partisipatif, inklusif, dan berpusat pada kebutuhan peserta. Materi tersebut kemudian diperdalam melalui sesi studi kasus yang mendorong peserta untuk menghubungkan prinsip-prinsip fasilitasi dengan berbagai situasi yang mungkin ditemui dalam praktik. Melalui analisis kasus dan diskusi bersama, peserta diajak untuk mengidentifikasi prinsip yang relevan serta merefleksikan penerapannya dalam konteks kerja komunitas dan pembangunan perdamaian.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan, pandangan, dan pengalaman yang dibagikan memperkaya proses belajar bersama serta membuka ruang untuk saling bertukar perspektif mengenai tantangan dan peluang dalam memfasilitasi kelompok yang beragam.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi diskusi dan refleksi. Pada sesi ini, peserta diajak untuk meninjau kembali pembelajaran yang diperoleh, membagikan kesan dan pemahaman baru yang didapatkan, serta mengidentifikasi langkah-langkah yang dapat diterapkan dalam aktivitas organisasi maupun komunitas masing-masing.
Sebagai kelas pembuka dalam rangkaian Tumbuh Bersama: Penguatan Kapasitas Jejaring Perdamaian 2026, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kapasitas individu dan organisasi dalam membangun ruang-ruang dialog yang inklusif, partisipatif, dan berorientasi pada perubahan positif. Melalui semangat “Bertemu, Bertumbuh, Bergerak Bersama”, program ini diharapkan dapat mempererat kolaborasi antar pegiat perdamaian sekaligus memperkuat upaya bersama dalam mewujudkan masyarakat yang damai, adil, dan menghargai keberagaman.